Alat Pemadam Api

ALAT PEMADAM API dewasa ini, banyak kejadian kecelakaan yang tak terduga dan menimbulkan banyak kerugian baik materiil maupun inmateriil termasuk juga nyawa manusia. Baik itu kecelakaan yang terjadi di darat, laut ataupun udara. Ada banyak faktor yang menyebabkan kecelakaan tersebut terjadi. Baik oleh kesalahan teknis, alam ataupun human error. Dan tentu saja, kita sebagai user berbagai fasilitas baik secara pribadi ataupun bersama-sama, harus mengetahui apa dan bagaimana fasilitas itu bekerja. Dan ketika kecelakaan itu terjadi, kita sudah mempunyai beraneka macam cara untuk mengatasi. Setidaknya untuk meminimalisir kerugian serta mencegah timbulnya korban jiwa.

Namun kali ini kita akan membahas tentang alat pemadam api yang mempunyai banyak sekali jenis yang disesuaikan dengan kondisi dan lingkungan. Tentunya buat kebanyakan orang sudah tidak asing lagi dengan kata “pemadam api”. Karena sejak jaman dahulu, nenek moyang kita sudah mempunyai cara untuk memadamkan api meskipun secara tradisional, baik disiram air ataupun ditutup dengan tanah.
Namun seiring perkembangan jaman, tentu saja pemadam api tradisional mengalami berbagai perubahan sesuai dengan perkembangan teknologi. Pada abad ini manusia telah menggunakan peralatan dengan teknologi terkini yang dapat menjangkau dari kebakaran skala kecil ataupun skala besar. Ditunjang dengan harga alat pemadam yang terjangkau serta lebih mudah digunakan dibanding pemadam api tradisional. Ada berbagai produk dari alat pemadam api yang dapat disesuaikan dengan keadaan dan kondisi di lapangan di antaranya :

A. Pemadam Api Otomatis

Alat ini berbentuk bola dan dapat dilempar menuju titik api. Design yang simple mudah dibawa, dengan konsentrat 94% MAP (Mono Amonium Fosfat) serta cocok untuk segala jenis tipe Kelas Kebakaran ABC ( kelas A : kebakaran disebabkan oleh benda padat, kelas B : kebakaran disebabkan oleh benda cair dan gas sedangkan kelas C : disebabkan oleh konsleting arus listrik), membuatnya menjadi salah satu pilihan. Selain karena aman dan mudah baik perawatan ataupun saat penggunaannya.

B. Pemadam Api Ringan

Dengan design berbentuk tabung dan variasi ukuran tabung ( tabung 1Kg, 2, Kg 3Kg, tabung 6 Kg, dan tabung 9 Kg). Tabung ini menggunakan berbagai jenis media di antaranya Dry Chemical Powder (serbuk kimia kering), foam dan juga air. Dengan ukuran yang tidak terlalu besar dan berat, alat pemadam api ringan ini dapat dibawa, disimpan dan mudah dipindahkan. Oleh karena itu alat pemadam api ini menjadi primadona yang banyak dicari oleh customer untuk keamanan dan proteksi terhadap bahaya kebakaran yang kemungkinan terjadi pada kendaraan dan rumah.

C. Pemadam Api dengan media CO2

CO2 merupakan media yang terdapat pada alat pencegah kebakaran. Penggunaan bahan ini dipilih karena tidak merusak alat yang dilindunginya serta lebih bersih dan efektif. Alat pemadam api jenis CO2 sangat efisien digunakan di dalam ruangan yang biasanya menyimpan benda-benda elektronik atau benda-benda sensitif lainnya di dalam ruangan rumah ataupun perkantoran. Hal ini disebabkan oleh sifat dari gas karbondioksida itu sendiri yaitu ketika digunakans sebagai media pemadam api, gas ini bersifat clean agen (bersih dari residu) sehingga alat-alat listrik ataupun alat elektronik tidak akan bereaksi dengan gas karbondioksida. Gas karbondioksida atau CO2 juga tidak menyebabkan efek samping yang berbahaya apabila terkena atau terhirup baik oleh manusia, hewan, hingga tanaman. Namun, alangkah baiknya untuk penderita asma menghindari alat pemadam api jenis CO2 karena penderita asma cenderung akan mendadak lemas dan kumat ketika menghirup gas karbondioksida secara berlebihan meskipun telah mengenakan masker pelindung khusus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *